Sunday, January 27, 2013

Kabar dari Perbatasan RI-Malaysia

PATROLI TNI: 100 PATOK TAPAL BATAS RI-MALAYSIA HILANG


Patok perbatasan RI-Malaysia (Foto:Pendam Tanjungpura)

Perbatasan RI-Malaysia khususnya yang menjadi wilayah tugas Satgas Yonif 123/Rajawali Kodam XII Tanjungpura saat ini situasi dan kondisinya masih terkendali. Namun sebanyak 100 patok telah hilang, dikatakan Komandan Satgas Yonif 123/Rajawali Letkol Inf Musa David Hasibuan. Hal ini didasarkan dari peninjauan ke patok perbatasan dan ke sejumlah pos-pos perbatasan di sepanjang garis perbatasan 966 km Kalimantan Barat.

"Patroli patok perbatasan ini di tempuh dengan berjalan kaki. Medan merupakan suatu tantangan tersendiri bagi para prajurit yang menjadi tanggung jawab dalam mengamankan patok perbatasan RI-Malaysia", ungkap Letkol Musa.

Menurutnya, Patroli ini untuk mengecek keamanan wilayah RI-Malaysia yang hasilnya kondusif. Selain itu patroli patok perbatasan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya segala jenis kegiatan ilegal dalam bentuk apapun serta untuk mencegah terjadinya pelintas batas yang tidak memenuhi persyaratan dalam prosedur yang berlaku.

Disampaikannya, total patok disepanjang garis perbatasan Kalbar yang menjadi pengawasan oleh Pamtas (Pengamanan Perbatasan) sebanyak 5.784 patok, yang terdiri dari :
Tipe A, jarak patok 300 km, jumlah 3 patok
Tipe B, jarak patok 50 km, jumlah 18 patok
Tipe C, jarak patok 5 km, jumlah 80 patok
Tipe D, jarak patok 2-100 m, jumlah 5.673 patok

"Untuk menyisir patok melalui jalur darat perbatasan ini dilakukan secara estafet oleh prajurit diwilayah kerja masing-masing, karena di Kalbar sepanjang 966 km tersebut berdiri pos-pos pengamanan," jelasnya.


Patok perbatasan RI-Malaysia

Diungkapkannya, hasil patroli patok batas yang telah didata terdapat kurang lebih 100 patok yang hilang dan sudah ditandai dengan menancapkan paralon cor serta diberikan kode patok. Karena untuk menggantikan patok yang hilang harus dilakukan oleh kedua negara, tidak bisa dilakukan penggantian sepihak.

"Untuk patok yang hilang kita hanya memberikan tanda dengan memasang pipa cor dan diberi kode serta nomor pada pipa tersebut. Tidak perlu khawatir karena titik koordinat tidak akan berubah. Banyak faktor penyebab hilangnya patok tersebut, seperti faktor alam, pembukaan lahan dan sebagainya namun titik koordinat tidak akan berubah," tandasnya.

Selain itu, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Pos Satgas Yonif 123/Rajawali selalu mendata warga yang keluar masuk dari kedua negara dan selanjutnya diserahkan ke kantor Imigrasi setempat untuk ditindaklanjuti bagi yang tidak memenuhi persyaratan.


Sumber: Pendam Tanjungpura

2 comments:

Ibrahim Sukman said...

mestinya para prajurit yang terbukti telah berjuang mempertahankan NKRI diperhatikan secara lebih oleh pemerintah. Salut buat para penjaga NKRI

IMP Save Indonesia said...

Untuk yg bertugas diperbatasan atau pulau terluar mendapatkan tunjangan khusus kalo nggak salah 2X gaji, Bro. Diharapakan kedepan tunjangannya ditingkatkan lg biar pada semangat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...