Showing posts with label Uji Coba Terbang. Show all posts
Showing posts with label Uji Coba Terbang. Show all posts

Tuesday, May 28, 2013

Test Flight Dua Pesawat Tempur Sukhoi Berjalan Sukses


(IMP) -- Test Flight dua Pesawat Tempur Sukhoi SU-30 MK2 yang dilaksanakan selama satu hari , Senin (27/5) dengan Pilot Alexander dan Sergey, yang sebelumnya menjalani perakitan di Skadron Teknik 044 oleh Tim Teknisi dari Rusia yang dibantu Teknisi dari Skadron Teknik 044 berjalan lancar dan sukses.

Pelaksanaan test flight dua Pesawat Tempur Sukhoi pesawat tempur SU-30 MK2 buatan KNAAPO (Komsomolsk-na Amure Aircraft Production Association) Rusia, pesanan pemerintah Indonesia buatan Rusia yang tiba di Lanud Sultan Hasanuddin beberapa hari yang lalu, diawali dengan pelaksanaan briefing penerbangan yang dihadiri Kadisops Kolonel Pnb Widyargo Ikoputra.S.E mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim, Pilot Test Flight dari Rusia, Pejabat Skadron Udara 11 serta Petugas PLLU dan Meteo Lanud Sultan Hasanuddin.

Test Flight pesawat tempur canggih yang kurang lebih dua jam dimulai pada pukul 09.00 Wita dilaksanakan di atas udara Lanud Sultan Hasanuddin dan sekitarnya dengan melaksanakan berbagai manuver diudara tersebut disaksikan langsung oleh Para Kepala Dinas serta Pejabat Staf Lanud Sultan Hasanuddin berjalan lancar dan sukses.


Wednesday, January 30, 2013

China Sukses Uji Coba Pesawat Angkut Jarak Jauh

wikipedia China sukses melakukan uji coba terbang perdana pesawat angkut jet pertama buatan negeri itu Y-20 akhir pekan lalu. Pesawat ini diklaim mampu mengangkut muatan maksimal 66 ton dan terbang menempuh jarak 4.400 km non-stop. 


BEIJING:(IMP) - Media massa lokal China, Senin (28/1/2013), memuji kesuksesan uji coba pesawat angkut jet terbesar produksi negeri itu Y-20 pada akhir pekan lalu.

Pesawat angkut jet itu sukses melakukan penerbangan perdanannya pada Sabtu (26/1/2013), hanya beberapa bulan setelah China sukses mengoperasikan kapal induk pertamanya.

Menurut harian pemerintah Global Times, pesawat angkut ini mampu membawa muatan hingga 66 ton menempuh jarak 4.400 km, sehingga mampu dioperasikan untuk sebuah tugas global.

Dengan kehadiran pesawat angkut ini, maka China akan mengakhiri ketergantungannya terhadap pesawat angkut buatan Rusia Il-76, saat melakukan operasi kemanusiaan atau mengirimkan bantuan untuk korban bencana di seluruh dunia.

"Dengan pesawat ini, maka kita mampu mengangkut manusia atau peralatan berat ke lokasi yang jauh," pakar strategi dari Universitas Pertahanan Nasional, Profesor Liang Fang.

Jika mengangkut muatan seberat 55 ton, Y-20 mampu terbang dari China menuju Kairo. Pesawat ini juga diklaim mampu mengangkut tank terberat yang dioperasikan Angkatan Darat China.

Namun, harian Global Times menambahkan dengan mesin yang masih dibuat di Rusia diakui bahwa Y-20 sedikit tertinggal dibanding pesawat angkut sejenis milik AS Boeing C-17 Globemaster III. Dalam situs resminya, AU Amerika Serikat mengatakan memiliki 200 unit C-17 Globemaster III. Sehingga dari sisi jumlah, China masih harus mengejar ketertinggalannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...