Showing posts with label Pemimpin Kontroversi. Show all posts
Showing posts with label Pemimpin Kontroversi. Show all posts

Monday, April 8, 2013

10 Pernyataan Tak Terlupakan dari Margaret Thatcher


LONDON, (IMP) -- Mantan perdana menteri (PM) Inggris Margaret Thatcher meninggal dunia akibat penyakit stroke yang dideritanya pada Senin (8/4). Perempuan berusia 87 tahun itu menjadi PM Inggris sejak tahun 1979-1990. 

Semasa pengabdiannya sebagai PM Inggris, Thatcher dikenal dengan julukan "Iron Lady". Predikat tersebut disematkan kepadanya karena sejumlah pernyataannya sebagai PM Inggris. 

Berikut ini kutipan sepuluh pernyataan yang sulit dilupakan dari mendiang Thatcher seperti dilansir dari laman Good Reads:

1. "Dalam politik, jika kamu ingin mengatakan sesuatu, mintalah kepada pria. Jika kamu ingin semuanya selesai, mintalah kepada wanita".

2. "Anda mungkin harus melawan pertempuran lebih dari sekali untuk menang".

3. "Jangan mengikuti orang banyak, biarkan orang-orang yang mengikuti Anda".

4. "Eropa diciptakan oleh sejarah. Amerika diciptakan oleh filsafat".

5. "Saya tidak tahu siapa saja yang berada di puncak tanpa kerja keras. Itulah resep, ini tidak akan selalu menempatkan Anda di puncak, tapi akan membuat Anda cukup dekat".

6. "Saya biasanya membuat pikiran saya tentang seorang pria dalam sepuluh detik, dan saya sangat jarang mengubahnya".

7. "‘Rencanakan pekerjaan Anda untuk hari ini, dan setiap harinya. Kemudian kerjakan rencana Anda".

8. "Saya luar biasa sabar, asalkan saya memiliki cara saya sendiri pada akhirnya".

9. "Ada perbedaan yang signifikan antara kapitalisme versi Amerika dan Eropa. Tradisi Amerika menekankan peran pemerintah yang terbatas, peraturan yang ringan, pajak rendah, dan fleksibilitas maksimum pasar tenaga kerja. Keberhasilannya telah ditunjukkan dalam kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja baru, dimana ia (Amerika) secara konsisten lebih berhasil daripada Eropa".

10. "Apakah Anda tahu, salah satu masalah terbesar zaman kita adalah bahwa kita diatur oleh orang-orang yang peduli tentang perasaan daripada yang mereka lakukan tentang pikiran dan ide-ide? Sekarang, pikiran dan ide-ide, menarik untuk saya".


Perjalanan Margaret Thatcher, ''Iron Lady'' dari Inggris


LONDON, (IMP) -- Inggris kehilangan tokoh politik paling berpengaruh pada abad ke-20, Margaret Thatcher. Dia meninggal dunia pada Senin (8/4) pagi setelah menderita stroke. 

Dia disebut mewariskan gaya politik kepada pendahulunya baik di partai Konservatif maupun buruh. Masa pemerintahannya dikenal dengan privatisasi industri sejumlah perusahaan negara termasuk perusahaan gas Inggris, British Gas. 

Meski demikian, penolakannya terhadap konsensus politik membuatnya menjadi figur yang memiliki dua sisi. Gayanya dalam pemerintahan mendorong pemberontakan dalam partainya dan kerusuhan di jalanan. 

BBC menulis Margaret Hilda Thatcher lahir pada 13 Oktober 1925 di Grantham Lincolnshire. Dia adalah putri dari Alfred Roberts, pedagang kelontong. Ibunya bernama Beatrice. 

Karier politik Thatcher dimulai setelah dia lulus dari Universitas Oxford jurusan ilmu alam. Dia terlibat dengan organisasi lokal, Partai Konservatif. 

Thatcher mulai naik ke panggung politik ketika dipromosikan dalam kabinet sebagai menteri pendidikan dalam pemerintahan Ted Heath pada 1970. Dia menjadi bayangan dalam pemerintahan namun marah dengan politik ekonomi konservatif. Karena itu, dia melawan Heath hingga akhirnya berhasil memimpin partai. 

Dia pun segera membuat debut. Pada pidato 1976 dia mengkritik kebijakan represif Uni Soviet yang membuat surat kabar Rusia memberinya julukan sebagai "Iron Lady".



Presiden Ronald Reagan dan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher berbicara kepada wartawan di Gedung Putih,Washington, pada tanggal 23 Juni 1982.


Selama menjadi perdana menteri, dia mampu menjadikan Inggris sebagai pusat keuangan dunia. Namun, kebijakan ekonominya juga memberinya konsekuensi yang mendesaknya untuk mundur.

Mengadopsi gaya politisi ibu rumah tangga yang tahu akan inflasi, dia menentang kekuatan serikat buruh pada 1979. Partai Konservatif meluncurkan kampanye yang mengkritik pengangguran. 

Pemerintahan Jim Callaghan saat itu kehilangan mosi percaya pada 28 Maret 1979. Tanpa basa-basi, Thatcher menyerang dan memenangkan pemilihan umum.

Sebagai perdana menteri, dia bertekad memperbaiki keuangan negara dengan mengurangi peran negara dan meningkatkan pasar bebas. Pemotongan tingkat inflasi menjadi fokus pemerintah. Dia juga memperkenalkan anggaran radikal pada pajak dan pemotongan belanja.

BBC menulis Thatcher memperkenalkan privatisasi. Jutaan orang yang sebelumnya memiliki sedikit saham atau tidak memiliki sama sekali di ekonomi bisa membeli rumah. Mereka juga bisa membeli saham pada perusahaan yang sebelumnya dimiliki negara. 

Kebijakan moneter baru tersebut membuat London menjadi salah satu pusat keuangan di dunia. Gaya manufaktur lama yang dikritik hanya menciptakan industri usang, tidak dipelihara pemerintah. Hal itu membuat pengangguran naik menjadi tiga juta orang. 

Kerusuhan di beberapa daerah pun pecah. Hal itu menekan Thatcher untuk memodifikasi kebijakannya. Namun, dia menolak untuk menyerah. "Kamu mundur jika menginginkannya...wanita tidak akan mundur, " ujarnya.




Gaya kepemimpinannya akan terus dicatat dalam sejarah Inggris terutama keberaniannya untuk menyatakan perang memperebutkan pulau Falkland.

Pada akhir 1981, dukungan pada Thatcher telah jatuh sampai 25 persen, rekor terendah selama masa kepemimpinannya. Namun, pada awal 1982, perekonomian negara mulai pulih. Popularitasnya kembali naik pada April 1982 setelah memutuskan untuk perang melawan Argentina di pulau Falkland. 

Perdana menteri segera mengirim angkatan laut. Pulau-pulau berhasil direbut kembali pada 14 Juni saat pasukan Argentina menyerah. Kemenangan di Falkland dan berantakannya Partai Buruh membuat konservatif naik pada pemilihan 1983.

Kebijakan politik luar negeri Thatcher ditujukan untuk membangun profil Inggris di luar negeri. Dia yakin hal itu telah menurun saat Partai Buruh berada di pemerintahan. 

BBC menulis Thatcher menemukan kecocokan dengan Presiden AS, Ronald Reagan. Mereka membagi pandangan ekonomi. "Kita bisa melakukan bisnis bersama," ujar Thatcher. Partai Buruh pun kalah dalam pemilihan dan Thatcher naik untuk masa jabatan ketiganya pada 1987.

Aksi pertamanya setelah terpilih adalah memperkenalkan biaya komunitas, dimana pajak dipungut berdasarkan jumlah individu bukan nilai properti. Kebijakan tersebut memicu kekerasan di jalan. Pada 1989, muncul ketidakpuasan di kalangan anggota parlemen konservatif atas kebijakan tersebut. Isu tersebut pun menyeret kejatuhan Thatcher. 

Pada 2001, Thatcher dipaksa membatasi aktivitasnya karena kesehatannya mulai memburuk. Setelah serangan stroke ringan, dokter menyarankan dia untuk tidak tampil di muka umum. Dia juga menderita demensia yang mempengaruhi memori jangka pendek pada 2008.




Wednesday, March 6, 2013

Mengenang Pernyataan Kontroversial Chavez

(Reuters/Jorge Silva)

KARAKAS, (IMP) -- Presiden Venezuela, Hugo Chavez meninggal pada Selasa (5/3) malam waktu setempat karena penyakit kanker yang diderita selama dua tahun. Selama 14 tahun kepemimpinannya, Chavez sering melontarkan pernyataan yang menimbulkan kontroversi. 

Berikut ini sejumlah pernyataan Chavez yang mengundang kontroversi seperti dirangkum Reuters:

"Untuk saat ini, dengan menyesal, tujuan yang kita cari tidak tercapai... Situasi baru akan datang dan negara harus berada di jalur nasib yang lebih baik."

"Saya bukan iblis." 
Rencana nasionalisasi? "Tidak, sama sekali tidak."
Menyerahkan kekuasaan dalam lima tahun? "Tentu saja, saya bersedia menyerahkan kekuasaan bahkan lebih awal."

"Saya berjanji di depan rakyat... saya akan mendorong transformasi demokratis yang diperlukan."

"Saya seorang presiden yang memegang tahanan, saya tidak akan mundur."

"Kita pergi dari puncak ke puncak, sementara rakyat pergi dari jurang ke jurang."

"Menjadi kaya itu buruk, tidak manusiawi."


Venezuela's President Hugo Chavez jokes about his hair cut due to his cancer treatment while talking to the media after a meeting Foreign Minister Sergei Lavrov at Miraflores Palace in Caracas in this August 24, 2011.

"Kemarin, iblis datang ke sini. Di Sini...dan bau belerang masih ada di sini."

"Kamu pecandu alkohol, pemabok, pembohong, tidak bermoral. Orang berbahaya. Kamu terburuk...sakit secara psikologis."

"Israel mengkritik Hitler, kami juga, tapi mereka melakukan sesuatu yang sama, bahkan lebih buruk dari yang dilakukan Nazi."

"Kamu adalah pion imperialis... pergi saja ke neraka."

"Sita itu!"

"Kamu adalah ayah revolusi di benua ini, kamu adalah ayah kami."

"Dia adalah seorang fasis yang sebenarnya"

"Pergi ke neraka, kotoran Yankee, di sini tempat orang-orang bermartabat. Pergi ke neraka seratus kali sana, kami anak-anak Bolivar."



"Jika Tuhan memberi saya hidup dan kesehatan, saya akan bersama kalian sampai 2021. Hey ho, Chavez tidak akan pergi!"

"Saya ingin menjadi temanmu."

"Kamu adalah kegagalan, Obama...Pergi dan tanya banyak orang di Afrika, yang mungkin percaya kamu karena warna kulitmu, karena ayahmu dari Afrika. Kamu keturunan Afro, tapi kamu adalah hal memalukan dari orang-orang itu."

"Ini tidak aneh kalau mereka bisa menciptakan teknologi yang dapat memasukkan kanker dan tidak ada orang yang tahu sampai sekarang."

"Akan lebih mudah bagi keledai untuk melewati lubang jarum daripada oposisi memenangkan pemilihan ini."

"Ini bukan hari yang mudah, tapi kami adalah pejuang yang melawan kesulitan... Saya tidak bisa terus menjadi kuda yang berlari."


Terlepas dari sosok Hugo Chavez yang suka melontarkan ucapan-ucapan yang lantang, dramatis dan provokatif. Banyak sekali pernyataannya yang berhasil menarik minat dan mengejutkan dunia. Tidak hanya itu, Chavez telah memikat perhatian berita utama media internasional dalam beberapa dekade belakangan ini. 


(Reuters/Republika/IMP)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...